Media Sosial Makin Tak Aman

BOCORNYA 87 juta data pengguna Facebook di seluruh dunia dan diduga dimanfaatkan oleh Cambridge Analytica, menjadi pukulan telak bagi Mark Zuckerberg. Sang Chief Executive Officer (CEO) harus menerima kecaman dari banyak pihak. Bahkan Selasa (10/4) lalu, ia menjadi bulan-bulanan cecaran para senator Amerika Serikat (AS) yang mempertanyakan tentang keamanan data pribadi di media sosial ini.

Data-data pengguna yang bocor, seperti tudingan dari berbagai pihak, dimanfaatkan untuk kepentingan Pemilu Presiden (Pilpres) AS 2016 lalu. Meski belakangan, Cambridge Analytica yang dituduh memanfaatkan kebocoran data tersebut membantahnya. Hanya sekira 30 juta data pengguna yang mereka manfaatkan, diperoleh dari perusahaan yang berizin resmi Facebook, dan tidak digunakan untuk membantu Donald Trump menang di Pilpres AS 2016.

Read More