Yang Muda Yang Menulis, Spesial untuk Generasi Muda Indonesia

Tidak pernah terpikir sebelumnya kalau inilah jalan yang sekarang ku tempuh, menjadi penulis. Tak terpikir juga sebelumnya, jika hanya dengan menulis saja kita sudah bisa merubah dunia, negara, atau yang lebih kecil lagi yakni lingkungan di sekitar kita masing-masing. Hanya bermodalkan semangat untuk ikut memberikan sumbangsih kepada bangsa ini, dengan niat ingin menjadi bagian dari perubahan generasi muda Indonesia yang lebih baik, dengan bangga saat ini saya nyatakan telah terbit sebuah buku yang sederhana, namun saya berharap bisa memotivasi kalian. Inilah buku Yang Muda Yang Menulis.

Kalau diceritakan isi bukunya, mungkin lebih baik jika membeli bukunya langsung agar pesannya bisa tersampaikan. Kali ini saya ingin bercerita sedikit proses perjalanan pembuatan buku tersebut dari konsep awalnya hingga sampai di tangan saya dan sebentar lagi sampai di tangan anda-anda semua.

Semua ini dimulai awal semester dua, sekitar bulan Februari-Maret 2013 lalu. Berawal dari semangat ingin menerbitkan buku sendiri, bukan antologi atau buku tulisan keroyokan dengan penulis lain. Saya pun memikirkan buku apa yang cocok untuk saya tulis. Jika ingin tulis fiksi, jujur saya masih sangat lemah meskipun masih terus belajar. Menulis non-fiksi, itu memang yang saya suka, tapi non-fiksi seperti apakah yang cocok? Sampai saya pun melihat perilaku yang sebenarnya unik. Banyak pelajar maupun mahasiswa mengaku “tidak suka menulis”. Namun ternyata, mereka sangat rajin dalam mengupdate status Facebooknya, rajin nge-tweet di Twitternya, dan lainnya. Intinya mereka berkata tidak suka menulis, tapi ternyata mereka rajin “menulis” dengan medianya masing-masing.

Ternyata dari aktivitas “menulis” di media sosial ini juga berpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. Saya pun ambil contoh tentang aksi revolusi yang terjadi di Mesir. Aksi revolusi yang terjadi di negara tersebut terjadi diakibatkan dari adanya gerakan yang ada di dunia maya, khususnya Facebook. Dari tulisan yang ada dunia maya itulah, akhirnya menimbulkan dukungan yang masif di dunia maya tersebut. Desakan untuk tidak hanya bergerak di dunia maya, tapi juga di dunia nyata pun akhirnya terwujud hingga revolusi di Mesir terjadi. Hanya dari menulis, suatu keadaan di lingkungan sekitar bisa berubah dengan cepat.

Dari pengamatan inilah, akhirnya saya memutuskan untuk menulis tentang motivasi menulis yang ditujukan kepada generasi muda. Kenapa harus generasi muda? Karena generasi inilah yang nanti akan membawa tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Dengan menulis yang lebih positif dan membangun, para generasi muda ini bisa belajar untuk mengungkapkan ide-ide dan gagasan yang segar dan membangun untuk bangsa ini. Saya yakin, dengan sedikit demi sedikit mengubah perilaku menulis dari yang menulis di media sosial yang isinya tidak berisi, bisa berubah dengan menulis yang membangun dan bermanfaat untuk semua pihak.

Dalam buku inipun saya menuliskan beberapa tips untuk mau menulis, apa yang di dapat dari menulis, dan beberapa alamat media massa dan penerbit buku yang mungkin bisa bermanfaat kedepannya. Akhirnya, saya berharap buku ini bisa lebih bermanfaat khususnya kepada generasi muda bangsa ini agar ikut menjadi bagian dari perubahan bangsa yang lebih baik. Ini Karyaku, Mana Karyamu!

==========================================================

Untuk mendapatkan buku ini, bisa melakukan Pre Order tahap kedua yang dibuka pada Jumat (4/4) ini hingga dua minggu kedepan (18/4) melalui SMS ke 0823-3670-7950 dengan format : namalengkap_alamatlengkap_kodepos

Buku ini seharga Rp45ribu (belum termasuk ongkir) dan bonus tandatangan dari saya juga stiker. #YangMudaYangMenulis

Published by Muhammad Zulfikar Akbar

Jika ingin dunia mengenalmu, menulislah (berkaryalah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *