Pelayanan Maksimal, Pasien Puas

Sembari menunggu istri yang lagi senam hamil, saya sempatkan untuk menulis review tentang salah satu rumah sakit swasta di Bontang ini. Adalah RS Pupuk Kaltim (RSPKT).

RS swasta yang terletak di Jalan Oksigen komplek Pupuk Kaltim ini merupakan salah satu rumah sakit terbaik yang ada di Bontang khususnya dan Kaltim pada umumnya. Hubungan saya dengan rumah sakit ini sejatinya sudah ada sejak saya lahir. Ya, karena saya lahir di RSPKT. Orang tua pun sempat bekerja di rumah sakit ini, begitupun dengan kakak saya yang juga karyawan di RSPKT.

Setiap orang pasti tidak mengharapkan sakit. Namun, jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan, RSPKT jadi pilihan utama saya untuk memeriksalan kesehatan.

Kenapa memilih RSPKT?

1. Standar pelayanan yang maksimal.

Rumah sakit ini menerapkan standar pelayanan yang sangat tinggi. Pasien yang datang berobat, sudah sewajarnya untuk antre sesuai nomor urut panggilan. Namun yang membuat beda, adalah suasana ruang tunggu yang sejuk dan tidak sumpek. Berbeda dengan beberapa rumah sakit lain, yang bahkan sampai berebutan nomor antrean, kursi, bahkan sampai lesehan. Well, di rumah sakit ini pemandangan itu tak berlaku.

Pelayanan pun dilakukan dengan sangat cepat. Jika saya hitung, maksimal tiap pasien yang akan mendaftar membutuhkan waktu maksimal 5 menit. Sedangkan paling cepat sekitar 1 menit (berdasarkan pengalaman pribadi).

Usai mendaftar, pasien akan diarahkan menuju poli yang dituju. Ruang tunggu polinya pun sama dengan ruang tunggu pendaftaran. Sangat adem, rapi, dan bersih. Saking nyamannya, bahkan ada pasien yang sempat tertidur menunggu nomor antrean polinya dipanggil. Pun suasana yang sama di apotek. Pokoknya, nyaman bin maksimal!

2. Menerima pasien BPJS

Sejak diberlakukannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan oleh pemerintah, RSPKT termasuk yang menerima pasien BPJS. Tentunya, hal ini membuat suasana rumah sakit semakin ramai oleh masyarakat umum. Yang lebih unik lagi, RSPKT sama sekali tidak membeda-bedakan fasilitas antara pasien umum dan pasien BPJS!

Ruang tunggunya sama, dokternya sama, pelayanannya pun sama. Hal ini saya buktikan sendiri saat mencoba berobat menggunakan BPJS dan asuransi kesehatan lain. Meski memang, pasien BPJS yang berobat ke rumah sakit adalah pasien rujukan dari fasilitas kesehatan pertama seperti klinik atau puskesmas, dan kadang dipusingkan dengan prosedur administrasi yang juga sedikit berbelit, namun pasien BPJS masih tetap dilayani dengan ramah. Pun dengan asuransi kesehatan umum, saya merasa tak ada perlakuan berbeda atau khusus. Semua sama saja.

3. Suasananya asri dan segar.

Berbeda pula dengan rumah sakit lainnya yang cenderung dibangun secara vertikal ke atas, RSPKT sejak dulu dibangun melebar. Hal ini membuat sudut-sudut rumah sakit masih banyak dihiasi tumbuhan-tumbuhan yang membuat udara segar dan menyejukkan pandangan. Hal ini bisa sedikit meredakan penat seolah rekreasi di sebuah taman.

Ya, itulah sedikit review tentang rumah sakit yang kalau bisa saya nilai dari skala 1-5, ada dinilai 4,5. Semoga RSPKT semakin meningkatkan kualitas dan pelayanannya kepada masyarakat. (*)

Published by Muhammad Zulfikar Akbar

Jika ingin dunia mengenalmu, menulislah (berkaryalah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *