Bentuk Dukungan pada Dahlan Iskan

Beberapa minggu lalu, saya mendengar kabar jika Dahlan Iskan terkena sakit keras. Kaget mendengarnya, karena yang saya tahu, beliau sangat rajin berolahraga. Hampir tak pernah absen ikut senam pagi.

Kabar ini pun saya dapatkan dari seseorang yang saya percaya betul kedekatannya dengan beliau, sehingga saya memastikan, jika berita ini benar adanya.

Dahlan sudah menjadi salah satu sosok inspiratif dalam diri saya. Betapa tidak, pria yang mengawali karir jurnalistiknya di Kaltim ini punya segudang cerita dan pengalaman yang sekiranya bisa jadi contoh, terutama bagi kids zaman now yang masih mencari jati diri.

Pengalamannya menjadi jurnalis hingga membesarkan Jawa Pos (beserta anak-anak perusahaannya di seluruh Indonesia), sikapnya yang sederhana, dan jiwa pantang menyerahnya saat penyakit kanker hati pernah menggerogotinya. Seluruh pengalaman hidupnya itu lah, yang membuat saya ikut mengagumi sosok Dahlan Iskan.

Meski kini sakit keras lainnya menderanya, namun dia tak pernah mau menyerah. Malahan, kini beliau memiliki blog pribadi tempat mencurahkan segala pemikiran, dan tentu saja ceritanya dalam menghadapi penyakit ini. Kini, kekaguman saya terhadap Dahlan Iskan semakin besar. Dan sebagai bentuk dukungan kepada beliau, untuk beberapa hari ke depan (dan mungkin seterusnya) saya ikut ambil bagian dalam menyebarkan tulisan-tulisan dari blog pribadi beliau, disway.id.

Saya meyakini, tulisan-tulisan Dahlan Iskan yang saya bagikan lewat blog pribadi saya ini bukan semata dukungan kepada Dahlan, namun untuk membagikan pengalaman seseorang yang diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semua orang yang membacanya. Dengan begitu, para pembacanya bisa berupaya menghindari terkena penyakit yang serupa dengan Dahlan Iskan.

Ini juga bentuk ikhtiar saya, supaya merangsang saya kembali aktif menulis di blog pribadi ini. Semoga saya istiqomah, dan semoga kesehatan meliputi kita semua. (*)

Komentar Anda