Perpanjang SIM A di Polres Bontang

Prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan A atau SIM khusus kendaraan roda empat ini memang lebih mudah ketimbang kita bikin baru. Jika bikin baru, selain biayanya yang lebih mahal, kita juga harus melewati ujian tertulis kembali dan ujian di simulator. Jika lulus, maka proses pembuatan SIM akan lancar. Namun jika tidak, kalian harus mengulangnya lagi. Nah, supaya kalian tidak bikin baru SIM A, pastikan sebelum masa berlaku SIM habis, sudah mengajukan perpanjangan SIM di kantor polisi di kotamu. Kali ini, saya akan memberikan tips dan prosedur dalam perpanjang SIM A di Polres Bontang.

Di Polres Bontang, karena belum terhubung dengan SIM Online, maka batas toleransi perpanjangan SIM jika sudah habis masa berlakunya adalah tiga bulan. Jika selama tiga bulan tidak diperpanjang, maka wajib melakukan prosedur seperti bikin baru.

Sebelum melakukan pendaftaran perpanjang SIM, terlebih dahulu kita harus cek kesehatan di tempat pemeriksaan kesehatan. Jangan lupa untuk membawa fotokopi KTP dan pas foto berwarna 3×4 masing-masing satu lembar. Tes Kesehatan ini membayar sebesar Rp25 ribu. Kita akan dites mata apakah rabun atau tidak, serta tes buta warna. Usai tes kesehatan, kita akan mendapatkan surat keterangan dan diharuskan untuk membeli map berwarna hijau sebesar Rp2 ribu di Koperasi sebelah tempat tes kesehatan.

Setelah cek kesehatan, langsung menuju loket pembayaran Bank BRI untuk membayar proses perpanjangan SIM. Untuk SIM A, perpanjangan dikenakan biaya Rp 80 ribu. Jangan lupa siapkan KTP asli, SIM A yang lama, dan masukkan pula surat keterangan kesehatan dalam satu map hijau dan diserahkan ke loket pembayaran. Setelah mendapatkan resi pembayaran, serahkan resi dan seisi mapnya ke loket pendaftaran nomor 1. Di loket ini, kita akan diberikan formulir pendaftaran untuk diisi, dan diserahkan ke loket nomor 2 untuk di cek dan di input data dari formulir pendaftaran.

Jika semua berkas sudah komplit dan sudah input data, kita akan langsung diarahkan ke loket tempat foto SIM. Kita harus menunggu setidaknya 15-30 menit untuk dipanggil foto SIM. Sembari menunggu, di ruang tunggu foto ini sudah tersedia tv plasma dan buku bacaan yang bisa kita gunakan sembari menunggu dipanggil. Ruangannya pun sudah full AC sehingga menambah kenyamanan di ruang tunggu ini. Setelah dipanggil, hanya butuh waktu 5 menit untuk foto, scan sidik jari, dan tandatangan elektronik.

Sampai disini, proses pembuatan SIM sudah selesai. Jika anda beruntung, maka dalam waktu 30 menit SIM sudah ada di tangan anda. Namun, jika ada sedikit problem di mesin percetakannya, kita bisa diminta untuk datang keesokan harinya.

Penampakan SIM A yang sudah jadi. Maaf isi SIM disensor agar tidak dimanfaatkan orang lain :)
Penampakan SIM A yang sudah jadi. Maaf isi SIM disensor agar tidak dimanfaatkan orang lain 🙂

Perlu kalian ketahui, proses perpanjangan ini bebas dari calo. Mulai dari tes kesehatan hingga proses perpanjangan SIM, hanya menghabiskan sekitar Rp107 ribu. Jika pakai calo, mungkin bisa berkali-kali lipatnya. Dari awal tes hingga proses foto pun hanya menghabiskan waktu sekitar satu jam saja. Jadi lebih cepat tanpa proses yang berbelit-belit.

Demikian sedikit pengalaman perpanjang SIM A di Polres Bontang. Semoga bermanfaat.

Komentar Anda