GFB Where Are You?

Udah nyaris dua tahun (bahkan lebih) Gajel ft. Bontang a.k.a GFB ini berdiri. Menurut sejarah (langsung copas dari blog resminya aja deh. Males ngetik :p), GFB dipelopori oleh tiga siswa SMPN 109 Jakarta yang telah kehilangan sebagian kewarasannya sehingga menjadi manusia setengah gila.

Mereka adalah Disa, Dito, dan Alfira. Waktu itu, Disa dan Fira emang belum terlalu akrab, tapi baik Fira maupun Disa lumayan deket sama Dito. Suatu hari di pertengahan tahun 2008, baik Fira maupun Disa lagi chat sama Dito via YM.

Fira: eh Dito kamu lagi ngapain?

Dito: lagi chat doang

Fira: sama siapa?

Dito: disa

Fira: YM nya apa?

Dito: mocca.loverz

Setelah Fira nge-add Disa, mereka jadi sering banget chat bareng. Dito juga sering diajak buat conference. Conference kami SANGAT SANGAT GILA! Tapi, nama “GAJEL” itu sendiri muncul waktu Fira lagi chat berdua doang sama Disa, tengah malam. Waktu itu mereka lagi gila-gilaan.

“Kita kayak duo gajel yaa,” kata Fira.

Pada akhirnya, kita nambah anggota, yaitu Shalsa dan Soraya. Tapi Shalsa nggak ikut GAJEL feat. Bontang, jadi dia ga akan kita bahas selanjutnya. Yap, intinya, kita sudah membuat squad buat conference stress yang beranggotakan Disa-Fira-Sora-Dito.

Perkenalan dengan Anak Bontang

Friendster berjasa banyak bagi GAJEL. Disa, sekitar bulan Agustus 2008, berkenalan dengan seorang siswa SMP YPK Bontang bernama Lia. Setelah bertukar alamat YM, Lia dan Disa menjadi akrab, dan tibalah waktunya bagi Disa untuk memperkenalkan Lia pada tim conferencenya yang gokil.

Lia nge-add anggota-anggota GAJEL yang lain dan kami ajak untuk bergabung di conference. Ternyata ini membawa pengaruh negatif terhadap Lia: Lia jadi kecanduan.

Perkembangan GAJEL feat. Bontang

Lia merasa sangat PW dan bahagia berada di tengah-tengah lingkungan GAJEL. However, dia tetep ngerasa ga nyambung kalo GAJEL lagi ngomongin sekolah. Di samping itu, Lia juga pengen bikin 2 temen sekolahnya ikutan gila. Akhirnya dia ngajak Fakhri dan Inten.

Upaya Lia malam itu membuahkan hasil. Fakhri dan Inten berubah jadi manusia gokil. Namun Inten terpaksa harus meninggalkan conference malam itu. Yang cowok tinggal Fakhri (Dito-nya lagi nggak online). Akhirnya Fakhri ngajak satu temen cowoknya, yaitu Zulfikar, ato Zul singkatnya. Zul akhirnya tertular virus itu.

Anggota yang terakhir join adalah Intan, tapi sekarang nambah lagi 3 anak yg sering ikut conference: Luhur, Faishal, dan Dimas, walopun belom dianggap anggota inti. Akhirnya hingga kini pun GAJEL dan Anak Bontang menjadi suatu kesatuan yang tak dapat terpisahkan, dan hidup bahagia selamanya, happily ever after. (Diambil dari situs resmi :D)


Begitulah sekelumit sejarah pertama lahirnya GFB. Dan saat ini, rasa ingin kembali confrence YM bareng kembali terasa. Bahkan dari dulu aja udah angan-angan pengen ketemuan bareng semua (entah kapan itu bisa terjadi). Yang kuharap dari GFB ini, di GFB ini sudah kutemukan sahabat-sahabatku yang biarpun terpisah jarak bahkan pulau, kebersamaan adalah nomor satu. 🙂

Miss u all 🙂

2 komentar pada “GFB Where Are You?

  • 8 Juni 2011 pada 00:19
    Permalink

    duh dulu kalo baca post macem begini pasti ketawa, sekarang sedih, kangen GFB :””)
    btw link ke blog bangjul udah kuralat di blogku yak heheh

    Balas
    • 8 Juni 2011 pada 21:24
      Permalink

      iya dis.. sedih klo inget GFB udh lama nda conf bareng 🙁
      siipp dah 😀

      Balas

Komentar Anda